Pesan Di Balik Serial 7 Hari Sebelum 17 Tahun
SMA disebut sebagai masa paling Indah yang akan selalu dikenang selama hidup. Di balik keceriaan dan kisah romansa yang manis, siapa sangka terdapat kisah pilu yang terjadi pada beberapa anak akibat menjadi korban kasus perundungan. Bahkan kasus ini terus meningkat setiap tahunnya. Lewat serial 7 Hari Sebelum 17 Tahun, kita dapat memetik pesan mendalam.
Sinopsis Singkat
Hanya mendengar namanya, kita dapat mengetahui bahwa serial terbaru ini menceritakan kisah para remaja yang siap menuju usia dewasa. Dalam serial tersebut, para penonton disajikan dengan kisah remaja bernama Zia dan teman temannya yang tengah berusaha menyelesaikan permasalahannya. Dimana keputusan mereka dalam menyelesaikan masalah membentuk sifat lebih dewasa.
Setiap pemerannya disuguhkan dengan konflik berbeda, mulai dari kisah asmara khas anak muda yang penuh lika liku atau bahkan tuntutan pendidikan yang membuat mereka merasa tertekan. Secara tidak langsung, penonton dapat menyadari bahwa pengalaman selama di sekolah sangat mempengaruhi kepribadian para remaja di masa mendatang.
Sayangnya beberapa remaja merasa kesulitan dalam menemukan jalan keluar sehingga berdampak pada kesehatan psikologisnya. Hal ini terlihat dari perubahan sikapnya karena merasa gelisah, kehilangan kepercayaan diri, hingga mengalami depresi berkepanjangan. Semua gambaran tersebut disajikan apik lewat serial yang ditayangkan di strotv.
Bukan hanya itu saja, para remaja ini juga mendapatkan tekanan dari lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha bisa diterima di lingkungan sekolahnya agar tidak masuk dalam daftar korban buli selanjutnya. Melihat serial ini, para penonton disadarkan bahwa menjadi remaja tidaklah mudah seperti wajah ceria yang mereka tampilkan.
Pesan Di Dalam Cerita
Selama serial terbaru ini diputar, para penonton bisa memetik beberapa pesan yang terkandung di dalamnya. Salah satu pesan yang paling ditonjolkan, yakni beragam efek negatif yang didapatkan oleh para korban perundungan. Dampak buruk tersebut bahkan bisa saja menghantui mereka dalam melewati fase menjadi dewasa.
lewat serial 7 Hari Sebelum 17 Tahun, kita disadarkan bahwa kesehatan mental anak adalah hal yang tidak kalah penting dijaga layaknya menjaga kesehatan tubuhnya. Apabila kondisi mentalnya kian memburuk hingga muncul gejala depresi berkepanjangan, otomatis kondisi ini menandakan bahwa mereka membutuhkan penanganan dari sang ahlinya.
Sebab dalam beberapa kasus, seorang anak yang mulai depresi mulai tertarik mengakhiri hidupnya karena merasa gagal dalam segala hal. Menyadari hal tersebut, alhasil seluruh kru pembuatan serial kisah remaja ini pun sepakat menggandeng Biometric Indonesia sebagai tanda kepedulian terhadap kesehatan jiwa remaja.
Lewat serial 7 Hari Sebelum 17 Tahun para penonton diajak bekerjasama untuk memberantas kasus perundungan yang masih merajalela terutama di kalangan para remaja menuju usia dewasa. Kamu bisa berpartisipasi langsung dengan menghubungi Biometric Indonesia apabila menemukan kasus perundungan di sekitar lingkunganmu.
Lewat serial ini pula, para penonton disadarkan bahwa kasus perundungan bukanlah isu yang bisa dianggap normal terjadi di kalangan remaja karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan jiwa. Namun, masih banyak remaja yang justru menganggapnya sebagai tradisi sehingga kasusnya masih banyak ditemukan di sekeliling kita.
Jika ingin mendalami ceritanya, silahkan tonton serialnya sekarang juga di strotv. Ditambah dengan kemampuan akting dari para aktor dan aktrisnya, dijamin para penonton terbawa suasana dan bisa merasakan kondisi apabila berada di posisi remaja tersebut. Inilah alasan mengapa serial ini wajib ditonton sekarang juga.
Serial yang ditayangkan tepat di hari Valentine ini pun mengundang penasaran para penggemar serial cerita khas anak remaja. Bahkan para penonton dibuat takjub dengan jalan cerita yang diangkat dari kasus perundungan yang kian marak di kalangan remaja. Apakah serial terbaru ini akan ada season 2 dan siapa yang memerankannya ? Mari kita tunggu saja.
Film ini dapat ditonton melalui aplikasi STRO streaming berbasis subscription (SVOD) dari Stroworld. Cukup dengan biaya 10.000 rupiah kita sudah dapat menyaksikan beragam pilihan film blockbusters dan juga film pilihan karya anak bangsa dengan genre yang unik.

Komentar
Posting Komentar